Waktu

Waktu smakin tipis. Namun kesadaran tak smakin tebal.
Waktu semakin habis namun belum juga kita sampai pada titik nalar yg benar.
Seharusnya kita harus selalu dituntut untuk sadar. Karna dlm menjalani waktu ini kita sedang mencipta sejarah. Sejarah apa yg telah tercipta setahun, sebulan, sehari yg lalu? Bahkan, sejarah apa yg tlah kita ukir satu detik yg lalu. Jika kita selalu sadar akn berharga'n waktu, pasti kita akn menggunakan'n dgn penuh perjuangan utk mengukirken sejarah yg amat hebat,besar, dan bermanfaat. Namun terkadang kita juga lalai akn keberadaan waktu itu yg tak mungkin terulang kembali. Kita sering menyia-yiakannya, dgn melakukan hal2 yg hny mncipta sejarah yg bernilai kecil, bahkan sma sekali tidak bernilai. Banyak waktu yg kita lewati hanya utk menuruti keinginan2 yg hnya bersifat sementara. Kita tak pernah memikirkan akibat yg ditimbulkan dari hasil pemenuhan keinginan sementara tersebut. Kalau kita betul2 sadar ttg WAKTU, pasti tak mungkin kita menelantarken'n. Waktu tak bisa digantikan... Selengkapnya...

Label: 0 komentar | | edit post

Waktu

Waktu smakin tipis. Namun kesadaran tak smakin tebal.
Waktu semakin habis namun belum juga kita sampai pada titik nalar yg benar.
Seharusnya kita harus selalu dituntut untuk sadar. Karna dlm menjalani waktu ini kita sedang mencipta sejarah. Sejarah apa yg telah tercipta setahun, sebulan, sehari yg lalu? Bahkan, sejarah apa yg tlah kita ukir satu detik yg lalu. Jika kita selalu sadar akn berharga'n waktu, pasti kita akn menggunakan'n dgn penuh perjuangan utk mengukirken sejarah yg amat hebat,besar, dan bermanfaat. Namun terkadang kita juga lalai akn keberadaan waktu itu yg tak mungkin terulang kembali. Kita sering menyia-yiakannya, dgn melakukan hal2 yg hny mncipta sejarah yg bernilai kecil, bahkan sma sekali tidak bernilai. Banyak waktu yg kita lewati hanya utk menuruti keinginan2 yg hnya bersifat sementara. Kita tak pernah memikirkan akibat yg ditimbulkan dari hasil pemenuhan keinginan sementara tersebut. Kalau kita betul2 sadar ttg WAKTU, pasti tak mungkin kita menelantarken'n. Waktu tak bisa digantikan... Selengkapnya...

Label: 0 komentar | | edit post

Waktu

Waktu smakin tipis. Namun kesadaran tak smakin tebal.
Waktu semakin habis namun belum juga kita sampai pada titik nalar yg benar.
Seharusnya kita harus selalu dituntut untuk sadar. Karna dlm menjalani waktu ini kita sedang mencipta sejarah. Sejarah apa yg telah tercipta setahun, sebulan, sehari yg lalu? Bahkan, sejarah apa yg tlah kita ukir satu detik yg lalu. Jika kita selalu sadar akn berharga'n waktu, pasti kita akn menggunakan'n dgn penuh perjuangan utk mengukirken sejarah yg amat hebat,besar, dan bermanfaat. Namun terkadang kita juga lalai akn keberadaan waktu itu yg tak mungkin terulang kembali. Kita sering menyia-yiakannya, dgn melakukan hal2 yg hny mncipta sejarah yg bernilai kecil, bahkan sma sekali tidak bernilai. Banyak waktu yg kita lewati hanya utk menuruti keinginan2 yg hnya bersifat sementara. Kita tak pernah memikirkan akibat yg ditimbulkan dari hasil pemenuhan keinginan sementara tersebut. Kalau kita betul2 sadar ttg WAKTU, pasti tak mungkin kita menelantarken'n. Waktu tak bisa digantikan... Selengkapnya...

Label: 0 komentar | | edit post

Penderitaan yg tak Pernah kita rasaken..

Kasihan byk TKI yg disiksa ktika bkerja d luar negeri. Ada yg disilet, dipukul, ditampar, dan ada juga yg dislomot pake puntung rokok berkali-kali. Hingga badan'n penuh dengan luka dan bercak2 seperti ayam yg kalah pda sabung. Sungguh tidak manusiawi. Eah.. itu smua dilakukan karna terpaksa, tdk ada pilihan lain. Mereka melakukan itu hny utk mncari sesuap nasi utk bertahan hidup. Seperti orang tua kita yg bersikeras mencari uang hnya untuk qita. Tapi kita tak pernah bersyukur apa yg telah dihasilkan oleh ortu kita. Namun terkadang kita malah mengeluh, mencaci.

Kembali ke msalah, sedikit orang yg peduli trhadap penderitaan orang laen jikalau org trsbut sedang dlm keadaan senang..
Memang menumbuhken rasa peduli di saat kita bahagia bukan hal yg mudah. Karna kita tidak merasakennya sndiri. Selengkapnya...

Dunia panggung sandiwara

Hidup di dunia ini hanya sementara.
Dunia adl panggung sandiwara yg hny dlm kurun waktu semalam sja. Esok hariny sudah paripurna.
Setiap kita dpat satu peranan. Ada peran Raja dan ada pula peran prajuritnya.
Setiap kita harus mengimplentasikan apa yg telah tertulis dlm skenario.
Kita harus jalan peran tersebut dgn gembira, ceria, tanpa mengeluh dan penuh semangat. Meskipun peran tersebut sangat sulit, penuh tantangan dan hambatan.
Karena itu semua merupakan kehendak dari SUTRADARA Kita.
Jika kita mengikuti amanah SUTraDara, maka Dia akn mengasihi kita.
Namun, apabila kita membangkang, penuh mengeluh, maka tak Segan-segan SUtRADARA akn memecat,memarahi, dan memberi hukuman kpd kita.
Ingat ! Dunia hny panggung sandiwara !! Selengkapnya...